Wisata Green Industry Semen Indonesia, Wisata Berwawasan yang Mengesankan

Pasti dalam benak pembaca timbul kebingungan seperti apa sih Wisata Green Industry itu? Kok berwisata di dalam pabrik? Emang bisa? Bukannya pabrik itu tempat debu, asap dan sebagainya yang kaya akan polusi? kok dipakai sebagai wisata green? Dari mana hijaunya? Terus apa saja kegiatan Wisata Green Industry Semen Indonesia? Daripada penasaran, mending langsung baca aja tulisan saya di bawah ini..

Peserta Wisata Green Industry sudah diseleksi lebih dulu oleh panitia, saya juga kurang tau sistem penyeleksiannya seperti apa, saya mendaftar online dan beruntung mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan ini. Saya sudah hopeless karena acara ini diikuti oleh masyarakat di seluruh Indonesia dan antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan karena banyaknya peminat, panitia sampai menyediakan 3 bus, padahal sebelumnya hanya akan disediakan 2 bus. Oke, tiba saatnya hari H tepatnya tanggal 13 Desember 2014. Pertama-tama, kita dikumpulkan di 3 titik penjemputan, di Surabaya (Terminal Bungurasih), Gresik (saya lupa nama tempat berkumpulnya), dan titik penjemputan berikutnya di Lamongan (tepat di depan Plaza Lamongan). Setelah kita semua berkumpul, kita diajak mengunjungi salah satu pengusaha yang berasal dari daerah Lamongan yang mendapatkan bantuan dari CSR Semen Indonesia. Usaha ini bergerak dibidang kerajinan tangan dan menghasilkan produk berupa tas yang berasal dari eceng gondong, sepatu yang berasal dari goni, mainan, accesories,dompet dan masih banyak yang lainnya. Usaha ini menggunakan brand R&D Handicraft . R&D mendapatkan omset ±200 juta perbulan, kereeenn kaann.. Tidak hanya di Indonesia, usaha ini juga sudah memiliki pembeli tetap yang berada di Negara Saudi Arabia. Berkat CSR Semen Indonesia dan keuletan pemilinya, bapak Dody, usaha ini bisa berkembang begitu pesat. Bapak Dody juga memberikan 3 tips sukses kepada kita yaitu “pinter, kendel,dan bener”. Setelah puas berkeliling dan berbelanja kerajinan tangan asal Lamongan ini, tujuan berikutnya adalah mengunjungi pabrik Semen Indonesia yang berada di Desa Mandang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

IMG_20141213_163304

Ngeksis dulu dengan Bus WGI Semen Indonesia

2014-12-13 09.21.05

Peserta serius mendengarkan penjelasan pak Dody

Setelah menempuh perjalanan kurang kebih 1,5 jam, akhirnya kita sampai di Pabrik Semen Indonesia, peserta Wisata Green Industry sangat takjub dan segera mengeluarkan kamera masing-masing dan menjeprat-jepret setiap sudut dari Pabrik ini. Dalam bayangan saya, Pabrik hanyalah memanfaatkan bahkan cenderung merusak lingkugan dan menciptakan limbah sehingga merusak ekosistem. Namun, teori saya ini terbantahkan. Saat mengelilingi Pabrik, bus kami didampingi oleh karyawan Semen Indonesia, Bapak Ali. Beliau menjelaskan banyak hal tentang Semen Indonesia termasuk embung (tadah air) yang berasal dari lahan pasca penambangan yang banyak dimanfaatkan oleh petani sekitar pabrik, awalnya petani sekitar hanya dapat panen 1 kali dalam setahun, sejak ada embung ini dapat panen hingga 3 kali dalam setahun. Karena pada musim kemarau embung ini tidak kering. Pak Ali juga menambahkan bahwa tanah yang dipinjam dari perhutani harus dikembalikan 2 kali lipat dan dihijaukan kembali, dan semua itu sudah dilakukan oleh pabrik Semen Indonesia. Di daerah sekitar pasca tambang masih ada pohon-pohon besar yang rindang, dan di daerah sekitar masih terlihat sawah petani yang hijau, pemandangan yang sangat indah. Setelah puas berkeliling daerah sekitar embung, peserta WGI diajak berkeliling ke tempat packing semen, kemudian ke lumbung limbah kulit padi (gabah) yang dapat digunakan sebagai bahan bakar campuran batu bara, dan yang lebih menakjubkan limbah kulit padi ini dibeli dari petani sekitar pabrik, karena banyaknya permintaan petani sekitar sampai kewalahan dalam melayani kebutuhan Semen Indonesia ini, dari sini kita bisa lihat adanya suatu simbiosis mutualisme antara Semen Indonesia dengan warga sekitar. Tujuan selanjutnya kita akan ditunjukkan Bapak Ali pengoprasian alat-alat raksasa ini yaitu di Ruang Central Control Room. Di dalam ruangan ini ada banyak komputer yang saya pusing jika melihatnya karena nggak ngerti hehe.. yang jelas ini sudah canggih, dan jika ada permasalahan di lapangan, komputer tersebut akan mendeteksi dan mengeluarkan alarm bagian mana yang bermasalah, seperti itu kira-kira. Puas berada di ruangan tersebut, dan foto-foto narsis kami berlanjut ke tujuan terakhir yaitu mengikuti kegiatan yang berada di Gedung Utama Semen Indonesia.

2014-12-13 13.01.49

Sesekali coba dimiringkan ah gambarnya, biar penasaran..wkwkwk

IMG_20141225_161002 IMG_20141225_160946

Peserta melihat embung dan lahan pasca tambang yang berada disekitar pabrik

IMG_20141225_154241

Foto di Central Control Room yang kereenn..

Di dalam gedung utama tersebut, peserta WGI mendapatkan materi mengenai pabrik Semen Indonesia yang akan didirikan di daerah Rembang dan digadang-gadang akan menjadi Pabrik termahal di Indonesia, karena Semen Indonesia berusaha agar tidak merusak lingkungan dan sumber air yang berada di daerah sekitar pabrik. Dengan divisualisasikan menggunakan animasi 3 dimensi yang saya tak berkedip melihatnya, proses itu begitu keren menurut saya. Dari hasil tambang proses pengiriman ke pabrik tidak menggunakan truk atau angkutan lain, setelah proses penambangan hasil tambang akan dibawa dengan menggunakan cerobong besar yang panjang dan memiliki tinggi 3 meter sehingga tidak merusak pohon yang berada di bawahnya. Penghijauan yang akan dilakukan pun tidak sama dengan yang dilakukan di Tuban dan Gresik yang menggunakan sistem pertambangan semua selesai baru dilakukan penghijauan. Namun di Rembang ini berbeda, kali ini akan menggunakan sistem blok, jadi setelah satu blok selesai ditambang langsung akan dilakukan penghijauan. Dan daerah sekitar pertambangan akan dilakukan penghijauan dengan penanaman pohon yang jenisnya saya lupa apa saja namun sudah didatangkan para ahli pohon apa yang cocok dan bermanfaat untuk ditanam di daerah tersebut. Dari segi ekonomi, para petinggi Semen Indonesia sudah memikirkan bahwa pegawai atau kuli bangunan diharuskan membeli makanan pada ibu-ibu warga sekitar daerah pertambangan dan kuli bangunan sendiri akan diprioritaskan bagi warga sekitar, sehingga mungkin akan tercipta suatu simbiosis mutualisme jika dapat direalisasikan dengan baik. Selain mendapatkan penjelasan mengenai pabrik semen yang akan didirikan di Rembang, peserta WGI juga mendapatkan materi mengenai CSR Semen Indonesia yang telah banyak membantu UKM di daerah sekitar pabrik. CSR ini diperuntukkan untuk warga disekitar pabrik yang memiliki usaha, CSR ini dibagi menjadi 3 region, pembagian region ini didasarkan pada jauh dekatnya wilayah dari pabrik Semen Indonesia.

Setelah mengikuti kegiatan WGI ini saya mendapatkan banyak manfaat, diantaranya perubahan mindset saya kalau pabrik hanya menciptakan limbah dan merugikan rakyat tersebut tidaklah benar. Tidak semua pabrik mencemari lingkungan contohnya saja Semen Indonesia ini, meskipun terus maju namun tidak melupakan asas-asas perikemanusiaan dan peri-lingkungan..hehe..

Bagi pembaca yang penasaran mengenai Semen Indonesia, bisa membaca di www.semenindonesia.com. Semen Indonesia, Peduli Sesama, Membangun Indonesia.

IMG_20141213_172015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s